Minggu, 09 Oktober 2016

Waspada AC Mobil tidak dingin karena kipas motor fan radiator mati

Penggunaan kipas elektrik dan kipas kontrol suhu eletrik jauh lebih banyak digunakan oleh produsen mobil saat ini, karena kipas jenis ini jauh lebih efisien dan lebih menghemat BBM daripada kipas konvensional dan kipas berkopling, akan tetapi perlu juga kita ketahui bahwa kipas ini juga memiliki kekurangan yang bila fatal bisa merusak mesin anda. mengapa demikian, berikut kekurangan dan penyebab kerusakan:



  • Tidak ada indikasi rusak, pada mobil niaga (mobil murah) biasanya tidak terdapat indikator kerusakan motor atau akan rusak, sehingga rusak bisa terjadi sewaktu-waktu dan bila kita tidak cepat merespon bisa mengakibatkan suhu tempratur mesin naik dan mesin mobil anda jebol.
  • Fuse/sekring atau kabel putus, kerusakan ini yang paling mudah diatasi dan paling minim biaya tetapi perlu cermat juga melihat bila dibiarkan bisa jadi merembet pada komponen lain.
  • Relay putus atau tidak berkerja dengan baik, pada mobil mewah umumnya menggunakan sistem relay pada kipas yang berfungsi mengatur laju putaran kipas pada tiap suhu yang berbeda (bila suhu panas maka laju putaran kipas akan lebih cepat), nah celakanya bila relay ini kurang berfungsi kipas tetap berputar tetapi pada suhu tempratur panas kecepatan laju kipas tetap saja alhasil tempratur mesin cepat panas dan tentu berdampak pada mesin.
  • Contoh gambar komponen relay:

  • Harga yang mahal, pada mobil mewah umumnya menggunakan kipas kontrol suhu elektrik yang mana harganya sangat mahal dibandingan dengan kipas jenis lain, jadi jangan heran jika anda merogoh kocek jutaan rupiah hanya untuk kipas saja.
  • Perbaikan yang sulit, berhati-hatilah bila memperbaiki jenis kipas kontrol suhu elektrik ini pada mobil mewah karena sistem elektriknya berkaitan dengan sitem yang lain apabila salah mendeteksi atau salah jalur bisa berakibat error atau rusak pada komponen elektrik yang lain. sebaiknya bawalah kepada bengkel yang berpengalaman dan ahli dalam kelistrikan.
  • Sensor indikator air radiator kurang, pada kendaraan mewah terdapat sensor pada radiator mesin dan akan membuat kipas mati apabila air radiator kurang. periksa terlebih dahulu radiator apakah tidak ada kebocoran, bila baik saja maka segera tambahkan air radiator.
  • Waspada dan perhatian arah daun kipas, prosedur salah pemasangan malah dapat mengakibatkan tiupan angin yang semestinya meniup ke arah mesin malah meniup ke arah sebaliknya, yaitu radiaotor mesin yang berakibat melawan arus angin ketika mobil jalan dan berdampak suhu tempratur mesin naik darstis tajam (panas tinggi) karena tidak ada tiupan pada mesin.
Beberapa tips perawatan yang mungkin dapat anda lakukan adalah:
  • Sering mengecek suhu tekanan tempartur mesin jangan sampai lebih dari separuh pada panel indikator spidometer.
  • Sering menambahkan air radiator mesin, tidak lupa mengisi air botol tambah radiator pas pada level full (jangan berlebih).
  • Jangan terlalu sering menyalakan mesin mobil dan ac mobil ketika terpakir lama (kondisi mobil diam tidak bergerak), karena mesin yang terpakir lama hanya mengandalkan tiupan dari kipas radiator, berbeda dengan mobil saat bergerak yang mana tiupan angin yang masuk pada bagian depan radiator dapat membantu menuip dan mendinginkan suhu mesin.
Semua kerusakan pada kipas radiator elektrik pastinya berdampak pada ac mobil, karena sistem kerja ac mobil secara garis besar adalah sirkulasi suhu ruangan, sehingga ac mobil tidak dapat berkerja secara maksimal bila tempratur mesin tidak normal dikarenakan kipas radiator rusak contohnya

Tips Pemakaian AC Mobil Yang Benar

Hal ini mungkin sangat sederhana bagi sebagian orang yang sudah paham tentang fungsi tombol-tombol pada panel ac mobil dan mungkin melihat judul diatas anda menyepelekan dan menganggap biasa saja, namun bila kita tidak melakukan prosedur pemakaian atau penggunaan ac mobil dengan benar, tentu akan memperpendek usia komponen spare part ac mobil. Berikut tipsnya yang sekiranya dapat bermanfaat:
  • Gunakan sesuai waktu pemakaian, maksudnya adalah apabila anda melakukan perjalanan jauh dan berkendara berjam-jam lamanya. maka sebaiknya atur suhu tempratur ac mobil anda pada posisi separuh (jangan pada posisi maksimal) hal ini dimaksudkan agar kompresor ac mobil tidak terus berkerja dan dapat rehat sejenak, karena kompresor yang terus berkerja akan membuat suhu cepat dingin dan terjadi beku pada evaporator sehingga menghasilkan dingin yang tidak maksimal, dan juga akan meperpendek usia kompresor itu sendiri.
  • Contoh gambar pada panel digital (pengaturan pada posisi separuh):

  • Sebaliknya bila anda hanya berkendara sebentar atau tidak lebih dari tiga puluh menit maka tidak masalah jika tempratur pada posisi maksimal, penyetelan tempratur pada posisi maksimal adalah agar compressor cepat menghantarkan dingin pada kabin, terlebih jika mobil anda terparkir lama pada terik matahari maka pastinya kabin mobil anda akan ikut panas dan tentu ac mobil akan bekerja lebih lama memerlukan proses untuk memberikan dingin pada ruang kabin mobil.
  • Contoh gambar pengaturan posisi max pada panel digital:

  • Paham pengaturan fungsi tombol pada panel ac mobil, pengaturan yang baik akan menghasilkan dingin yang maksimal. gunakan angin dalam agar sirkulasi pendinginan menjadi cepat dan sebaiknya pengaturan speed blower ac (kecepatan putaran kipas ac mobil) pada posisi satu atau dua saja (istilah saya angin sepoi-sepoi), karena angin kecil akan lebih sejuk ketimbang anda menggunakan agin kencang. sebagai ilustrasi: coba anda tiup perlahan telapak tangan anda dan kemudian tiup kencang telapak tangan anda, lebih terasa sejuk ditiup perlahan bukan.
  • Contoh gambar pengaturan low speed dan angin dalam pada panel digital: 

  • Mengerti fungsi Thermostat (termostat), pengertian termostat adalah alat untuk pengatur suhu tempratur yang apabila dingin sudah pada titik yang kita atur dan kemudian termostat akan mengcutting (menghentikan sementara) kerja kompresor ac mobil. fungsi termostat sangat penting untuk mengatur kerja kompresor, jika thermostat ini gagal berfungsi maka akan terjadi beku dan kompresor akan cepat rusak.
  • Contoh gambar tombol termostat pada panel digital:

  • Matikan ac mobil terlebih dahulu ketika anda akan mematikan mesin mobil, begitu pula saat anda akan menyalakan mesin mobil baru kemudian ac dihidupkan. pemakaian yang keliru dapat berakibat beban tegangan listrik mobil menjadi tinggi dan tidak stabil dan akan berdampak secara perlahan. kasus ini memang tidak langsung terjadi, tetapi bila sering dilakukan prosedur yang salah maka aki mudah tekor dan bisa berakibat pada sistem kelistrikan lainnya.
  • Sering menggunakan ac mobil meskipun mobil jarang digunakan, setidaknya nyalakan setiap hari selama lima menit agar gas pendingin freon tidak mengendap dan terjadi sirkulasi. Banyak orang salah kaprah yang mengira bawah bila jarang menggunakan ac mobil malah akan lebih awet. Sebenarnya salah besar, karena ac yang jarang digunakan akan membuat gas freon mengendap dan memuai yang berakibat ac mudah bocor serta keropos.
Pemahaman akan ac mobil mungkin sangat sederhana bagi anda dan tidak mau repot untuk mengetahuinya, bila ada kerusakan atau masalah kecil tinggal bawa ke bengkel ac mobil saja beres. tetapi perlu dingat kerusakan yang terjadi tidak hanya dari kualitas spare part komponen ac mobil melainkan yang sering terjadi karena salah prosedur pemakaian yang secara perlahan malah memperpendek usia komponen ac mobil anda.

Demikian sedikit tips yang dapat saya sampaikan mengenai tips prosedur pemakaian ac mobil yang benar, kiranya dapat bermanfaat

    4 Macam Jenis Kipas Radiator Mesin Mobil dan Fungsinya Pada AC Mobil

    Pada perinsipnya kipas radiator mesin berfungsi sebagai pendingin dalam mesin mobil dan menjaga suhu mesin agar tetap pada kondisi baik. hal ini sangat berkaitan erat dengan kinerja pada ac mobil yang mana ac mobil dapat berfungsi dengan baik apabila kondisi suhu mesin tidak panas atau stabil. Berikut empat macam kipas radiator mesin dan fungsinya:

    1. Fan Konvensional (Kipas Biasa)
    • Adalah kipas yang mengandalkan putaran mesin sebagai penggerak kipas. pada kipas terdapat pully yang menempel dengan v-belt mesin sehingga bila mesin dihidupkan kipas akan berputar mengikuti kecepatan putaran mesin (rpm). Jenis kipas ini biasanya digunakan pada mesin-mesin dengan berkapasitas mesin cc (centimeter cubic) kecil, yaitu mobil niaga dengan harga murah (mobil kurang dari 1300cc). 
    • Kelemahan pada kipas ini adalah suara yang ditimbulkan umumnya kasar dan berisik dan juga kecepatan putaran kipas sangat tidak stabil karena mengikuti putaran mesin alhasil suhu mesin lebih panas ketimbang dari mobil lain yang tidak menggunakan kipas jenis ini serta menambah beban mesin.

    2. Motor Fan (Kipas Elektrik)
    • Adalah kipas yang menggunakan motor sebagai penggerak putaran kipas. Pada kipas ini sudah jauh lebih baik karena lebih efisien dan tidak menggangu beban mesin, akan tetapi putaran kipas tetap dan tidak mengikuti perubahan suhu mesin. Umumnya digunakan pada mesin dengan kapasitas mesin sedang (1300cc sampai 1600cc).
    • Contoh gambar:

    3. Temprature Controler Fluid Coupling Fan 
    • Adalah kipas yang mengunakan motor sebagai pengerak dan terdapat relay pengotrol suhu pada motor fan yang mana bila suhu mesin panas maka kecepatan putaran kipas akan lebih kencang mengikuti perubahan suhu mesin. suara yang ditimbulkan dari kipas ini halus dan tidak berisik. Umumnya kipas jenis ini digunakan pada mobil mewah dan mesin dengan kapasitas mesin cc besar (2000cc keatas).
    • Contoh gambar: 

    4. Viscous Fan (Kipas Berkopling)
    • Adalah kipas dengan sistem kerja independen yang mana terdapat fluida/oli silokon pada komponen kipas yaitu yang berfungsi sebagai pengikat dan bereaksi cepat bila ada perubahan suhu pada mesin. Umumnya jenis kipas ini digunakan pada mesin dengan kapasitas mesin (1600cc sampai 2000cc).
    • Contoh gambar:


    Dari empat macam jenis kipas tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan maka dari itu pemilik mobil juga harus sering mengotrol tempratur suhu mesin dan rajin melakukan pemeriksaan berkala baik itu air radiator dan komponen lainnya.

    Perlu perhatian khusus pada lekuk alur daun kipas, karena pemasangan yang terbalik dapat mengakibatkan tiupan angin yang semestinya meniup ke arah mesin, agar suhu mesin mobil menjadi dingin malah sebaliknya, suhu mesin mobil menjadi super panas dan dapat berakibat fatal hingga mesin jebol. Arah daun kipas alur yang benar adalah ke arah putaran mesin (meniup ke mesin). jadi apabila mesin mobil dihidupkan dan mobil dalam keadaan bergerak, maka angin yang tertiup pada bagian depan mobil melalui celah radiator mesin, bertiup searah kipas radiator yang semuanya bertiup pada mesin mobil sehingga mobil lebih cepat dingin.

    Demikian sobat Corner hal yang dapat saya sampaikan mengenai macam-macam kipas radiator mesin mobil berserta fungsi-fungsinya, pada lain kesempatan akan saya kupas dan bahas lebih dalam lagi mengenai masing-masing kipas radiator, agar sobat sekalian dapat mengetahui secara lebih rinci mengenai cara perawatan dan kegunaannya lebih lanjut, harapan saya semoga artikel ini dapat bermanfaat dan selalu setia membaca artikel saya lainnya yah.. Salam Corner dan Terima Kasih.

    Pengertian AC Mobil dan Fungsi Sistem Kerja Komponennya

    Air Conditioner (AC) Mobil adalah suatu rangkaian komponen yang berfungsi sebagai penyejuk ruangan pada kabin kendaraan. pada dasarnya sistem kerja ac mobil adalah sirkulasi udara (lihat gambar) dimana komponen-komponen berfungsi saling berkaitan satu dengan yang lainnya, dengan freon (gas pendingin) sebagai aliran sirkulasi itu sendiri. aliran tersebut terus-menerus bersirkulasi selama mesin dihidupkan.

    Pada ac mobil terdapat lima komponen utama dan pipa atau hose sebagai penyambung komponen tersebut, berikut penjelasan lima komponen penting dalam ac mobil:


    1. Compressor

    Adalah mesin pemompa freon yang didalamnya terdapat piston atau sitem pengerak lainnya serta dua buah katup tiup dan hisap, yang mana katup tiup adalah berfungsi menyalurkan hasil proses pompa gas freon yang bertekanan tinggi kepada condensor. sedangkan katup hisap berfungsi menarik lagi gas sisa pendinginan pada evaporator. pada compressor terdapat juga magnet clutch yang berfungsi sebagai sistem kelistrikan dan pengontrol.

    2. Condensor

    Pada komponen ini berfungsi sebagai penyerap panas dan pendingin atau pelepas kalor dari gas freon yang telah melewati proses kerja dari compressor, tekanan tinggi tadi diubah menjadi liquid atau cairan dan dialirkan lagi ke filter driyer. karenanya tidak heran condensor umumnya diletakan pada bagian depan setelah radiator mesin, hal ini bertujuan agar condesor dapat dibantu didinginkan oleh putaran kipas dan aliran udara saat mobil berjalan.

    3. Filter Driyer

    Alat ini berfungsi sebagai penampungan dan penyaring cairan yang telah melalui proses pendinginan dari condensor. di dalam filter driyer sendiri terdapat bermacam lapisan saringan yang berfungsi memimalisir dan menyaring kotoran dan uap air sisa-sisa cairan yang ada sehingga hasil terbaiklah yang dialirkan lagi kepada expansi valve.

    4. Expansi Valve

    Fungsi alat ini adalah sebagai katup pengaturan dan mengecilkan cairan yang setelah melalui proses dari filter driyer. di dalam expansi valve cairan yang ada disemburkan sedemikan kecil (meminimalisir gas freon) sehingga menghasilkan embun dingin dengan tekanan yang lebih rendah kepada evaporator (cooling coil).

    5. Evaporator

    Proses terakhir terjadi pada komponen ini dimana embun bertekanan rendah yang dihasilkan dari expansi valve tadi disalurkan melalui cooling coil melalui pipa-pipa kapiler yang terstruktur pada cooling coil dan telah menjadi dingin karena proses tersebut dan dihembuskan oleh blower yang keduanya terdapat dalam evaporator, sehingga anda dapat merasakan dingin dan sejuk pada kabin ruang kendaraan melalui kisi-kisi angin yang terdapat pada dasbor mobil. Hasil sisa dingin tadi kemudian dikembalikan lagi ke compressor, begitulah proses kerja ac mobil terjadi terus-menerus saat mesin dihidupkan tentunya.

    Seperti yang telah disampaikan bahwa sistem kerja ac secara garis besar adalah sirkulasi udara, maka sangat berpengaruh juga dengan kondisi suhu temparatur mesin dan kabin kendaraan. oleh karena itu penting juga untuk menjaga kedua hal tersebut. seperti rajin mengotrol air radiator dan jangan parkirkan kendaraan anda pada panas matahari langsung yang berdampak kabin mesin panas dan memerlukan proses pendingian yang cukup lama untuk ac mobil dapat mendinginkan ruang kabin kendaraan anda. beberapa tips perawatan ac mobil dapat anda baca pada artikel lain yang telah saya tulis sebelumnya.

    Pada kesempatan lain juga akan saya kupas tentang tiap-tiap fungsi komponen dari ac mobil serta tips-tips perawatan, yang kiranya dapat menambah wawasan pengetahuan sobat Corner sekalian. Nantikan dan simak terus ya sobat artikel saya lainnya. Terima Kasih.

    Fungsi Thermostat Pada Komponen dan Sistem Kerja AC Mobil

    Tahukah kamu sobat corner akan fungsi dan manfaat akan thermostat? Sebenarnya thermostat sangat dekat dengan anda dan dapat kalian temui pada kehidupan anda sehari-hari yaitu pada peralatan yang ada di rumah, kantor dan tempat-tempat lainnya, seperti: thermostat pada kulkas, ac rumah, ac mobil (sistem pendingin), gas pemanas ruangan, kran air panas, microwave dan sistem pemanas lainnya. Nah pada artikel kali ini saya akan membahas tentang pengertian fungsi dan peranan thermostat pada komponen ac mobil. Baiklah marilah kita simak berikut beberapa penjelasan yang dapat saya sampaikan:
    Pengertian Thermostat

    Thermostat adalah suatu rangkaian komponen yang berfungsi atau berguna untuk mengatur perubahan suhu (baik suhu panas ataupun suhu dingin) yang dapat diatur sesuai dengan yang dikehendaki ataupun berkerja secara independent (mengikuti perubahan suhu) yang penerepannya terdapat pada macam-macam peralatan sistem pendingin dan sistem pemanas. untuk lebih jelasnya berikut saya lampirkan gambar salah satu contoh thermostat yang diterapkan pada sistem ac mobil.

    gambar thermostat model biasa atau manual:

    Pada ac mobil Thermostat sendiri umumnya terbagi dalam 2 jenis yaitu thermostat biasa dan thermostat elektrik yang pada penerapan model bentuk tiap-tiap jenis mrek kendaraan berbeda-beda, tetapi tidak menghilangkan dari fungsi thermostat tersebut. Untuk thermostat elektrik sistem fungsinya jauh lebih rumit daripada thermostat biasa, karena pengaturannya pada Thermostat Elektrik mengikuti sistem kelistrikan sentral pada masing-masing kendaraan yang saling berkaitan satu sama lainnya (seperti contoh: pengaturan listriknya mengikuti tinggi rendah tekanan gas kopling dan juga suhu tempratur mesin). Berbeda denganThermostat Manual atau biasa sistem kelistrikannya jauh lebih sederhana dan dapat berdiri sendiri atau tidak mengikuti sistem kelistrikan pada mobil (tekanan gas, suhu tempratur mesin, dsb).

    Fungsi Thermostat

    Peranan fungsi dari Thermostat pada ac mobil adalah mengatur tekanan suhu dingin yang dihasilkan padaevaporator ac mobil (cooling coil), melalui tombol switch pada kabin kendaraan (sesuai yang dikehendaki), yaitu apabila sensor dingin pada thermostat telah mencapai titik yang di inginkan maka secara otomatis sistem kelistrikan yang ada pada thermostat akan mengirim perintah untuk mematikan atau mengistirahatkan kerja dari komponen ac mobil yaitu Kompresor ac mobil yang secara garis besar telah menghentikan sistem komponen ac mobil secara keseluruhan.

    Letak Thermostat sendiri diletakan pada kisi-kisi evaporator (cooling coil) sehingga fungsi thermostat dapat berkerja secara efektif dan maksimal untuk menerima dan mengatur suhu dingin yang dihasilkan pada sistem pendingin ac mobil.

    gambar fungsi tiap bagian thermostat:

    Sebagai contoh ilustrasi bagi sobat corner, coba perhatikan pada contoh gambar thermostat manual diatas yang mana sudah saya tandai tiap-tiap fungsi dari thermostat agar sobat corner semua dapat lebih mudah memahami akan peranan fungsi thermostat. berikut bebarapa penjelasan dari kegunaan fungsi bagian masing-masing pada thermostat manual ac mobil:
    • Pertama pada Thermostat manual (perhatikan gambar diatas tadi) terdapat pipa kapiler kecil dan panjang (pada gambar pipa melingkar tetapi pipa kapiler tersebut dapat fleksibel dan dapat ditekuk secara perlahan), yang mana pada ujung pipa kapiler tersebut didalamnya terdapat air raksa yang berfungsi sebagai sensor suhu.
    • Kedua pada thermostat manual juga terdapat 2 buah socket skun kabel yang mana socket skun tersebut berikutnya akan diletakan kabel yang tekoneksi atau terhubung pada switch dan juga kompresor ac mobil, jadi kabel tersebutlah yang bertugas sebagai penyampai perintah.
    • Terakhir adalah switch pada thermostat manual adalah pengatur tinggi dan rendahnya suhu yang dinginkan, yang letak switch umumnya diletakan pada panel atau bagian yang mudah dijangkau agar dapat mudah melakukan pengaturan.
    Tips Perawatan dan Pemakaian Thermostat 

    Perlu diketahui juga sobat corner, bahwa cara pemakaian yang benar akan ac mobil akan dapat membuat komponen ac yang ada menjadi lebih awet. seperti contoh pemakaian thermostat sebaiknya gunakan pada posisi maksimal ketika anda berkendara dalam waktu singkat dan gunakan pengaturan thermostat pada posisi sedang bila anda berkendara dalam tempo waktu lama. Untuk lebih jelasnya mengenai tips pemakaian ac mobil dapat kalian baca pada artikel saya sebelumnya.

    Cara mudah mendeteksi AC Mobil tidak dingin hanya 2 (dua) langkah

    Jalanan macet, panas terik, dan ac mobil tidak dingin mungkin membuat anda menjadi cepat emosi, atau mobil anda lama nangkring digarasi karena ac tidak berfunsi dengan baik. tidak perlu khawatir, bagi anda yang memiliki masalah Air Conditioner/ac mobil tidak dingin akan saya sampaikan tips sederhana untuk pengecekan atau mendeteksi penyebab ac mobil tidak dingin atau tidak berfungsi dengan baik yang sekiranya dapat membantu mengatasi dan mengetahui solusi yang dapat anda lakukan. Berikut tips nya:

    1. Pengecekan pada sistem pendingin dan kelistrikan ac mobil.
    • Nyalakan mesin mobil dan kemudian ac mobil anda  pastikan semua panel tombol penganturan ac mobil (blower/kipas dan termostat) sudah menyala dengan baik. langkah berikutnya adalah raba kisi-kisi angin dengan telapak tangan anda, apakah angin terasa kencang atau sedang atau hanya samar-samar. Umumnya ciri ac mobil yang kotor,  pada pengaturan putaran kipas tombol nomor angin satu, angin terasa dingin tapi tendangan kipas lemah/kecil, dan apabila diatur pada tombol putaran angin maksimal maka suara kipas terdengan dengung. lakukan service atau cuci ac mobil untuk solusi masalah ini. (untuk lebih yakin dan memastikan hasil maka lakukan cara kedua).
    • contoh gambar kisi-kisi angin pada dasbor mobil:
    • Langkah selanjutnya setelah poin diatas telah dilakukan, maka apabila angin kipas dan pengaturan ac mobil sudah pada posisi benar dan menyala dengan baik, akan tetapi kondisi angin kipas tidak terasa dingin atau tidak ada angin sama sekali (mati),  kemungkinan masalah ac mobil anda ada pada sistem kelistrikan. hal yang dapat anda lakukan untuk pengecekan adalah buka kap mesin mobil anda. kemudian cek centerpiece head kompresor ac mobil, apakah pada posisi berputar/menyala dengan baik. Perhatikan gambar dengan baik tanda panah centerpiece head kompresor ac apa berputar bersamaan dengan v-belt mesin (ingat mesin mobil pada posisi menyala dan panel ac sudah menyala semua).
    • contoh gambar centerpiece kompresor ac mobil:
    • Bila centerpiece head tidak berputar maka bisa jadi kerusakan pada sistem kelistrikan ac mobil atau freon (gas pendingin) habis dan mungkin ada kebocoran pada komponen ac mobil anda. cara ini perlu didukung lagi yaitu dengan pengecekan pada komponen ac mobil agar hasil lebih akurat. 

    2. Pengecekan pada komponen ac mobil.

    • Langkah berikutnya setelah anda mengecek sistem kelistrikan adalah pengecekan pada komponen pipa kapiler 5/8 dan pipa kapiler 5/16. Pipa kapiler 5/8 berukuran besar dan umumnya terdapat pentil pengisian dengan logo pada tutup pentil pengisi bertuliskan huruf L (low). rabalah pipa 5/8 tersebut apakah dingin atau tidak. dan cek juga pipa kapiler 5/16 berukuran kecil dan berlogo pada tutup pentil H (high), rabalah apakah panas atau tidak. 
    • Apabila pipa kapiler 5/8 dingin dan berair dan pipa 5/16 panas maka sirkulasi ac normal saja, bisa jadi ac kotor dan perlu dilakukan service ac (cuci evaporator). bila tidak normal maka ada kebuntuan pada sirkulasi sistem ac mobil anda.
    Demikian cara mudah dan sederhana pengecekan pada ac mobil, cara diatas dimaksudkan agar anda lebih paham mengenai cara kerja ac mobil dan solusi umum masalah kerusakan, tetapi bila sudah mengetahui kerusakan yang ada dengan langkah tersebut diatas. Sebaiknya serahkanlah problem kerusakan tersebut kepada ahlinya yaitu bengkel spesialis ac mobil yang anda kenal dan percayai. Tidak disarankan untuk bereksperimen memperbaiki sendiri terutama pada sistem kelistrikan, karena dapat berdampak fatal pada seluruh sitem komponen listrik lainnya dan tentu anda akan merogoh kocek yang lebih dalam untuk perbaikan.

          Fungsi Condesor AC Mobil dan Penyebab Kerusakan Komponen Serta Tips Perbaikannya

          Condensor ac mobil yang biasa kita sebut juga radiator ac mobil adalah suatu komponen spare part ac mobil yang berfungsi menyerap panas yang dihasilkan dari tekanan gas pendingin freon yang telah melalui proses kerja dari kompresor yang kemudian pada condesor tekanan gas freon yang tinggi dan panas tadi, didinginkan dengan cara melepaskan kalor dan dibantu oleh kipas radiator mobil (itulah mengapa letak condensor ac mobil selalu dekat dengan radiator mesin mobil) agar lebih cepat dingin saat mesin mobil hidup dan bergerak, setelah proses panjang pada condensor barulah gas freon dihantarkan lagi pada filter driyer dan kemudian terus berlanjut pada proses sirkulasi sistem kerja ac mobil sehingga pada kabin kendaraan dapat merasakan angin sejuk dan dingin dari ac mobil.

          Pada condensor terdapat pipa kapiler, dua buah lubang pipa penghubung in (masuk) dan out (keluar) dan kisi-kisi kawat terstruktur yang dirancang bertujuan agar kisi-kisi yang terdapat pada condensor tersebut dapat lebih mudah membantu proses pendinginan condensor. Condensor ac mobil untuk jenis mobil terbaru yaitu mobil produksi tahun 2000 ke atas atau sistem mobil VVT-i telah mengalami perubahan desain yaitu yang mana letak condensor dan filter driyer digabungkan atau menjadi satu kesatuan, yang berbeda pada desain terdahulu yang berdiri terpisah. tetapi tentu saja ada kelebihan dan kekurangan dari desain tersebut. untuk lebih jelas memahami berikut saya lampirkan gambar condesor dan letak posisi penempatan condensor ac mobil:

          Kelebihan untuk jenis desain terbaru (contoh gambar diatas) tentu saja jauh lebih ramping dan lebih menghemat letak tempat, untuk penempatan komponen ac mobil karena telah menjadi satu, selain itu juga condensor jenis ini jauh lebih cepat dan baik dalam proses mendinginkan daripada desain lama (desain terpisah antar condensor dan filter driyer). akan tetapi kekurangan pada desain baru ialah dari segi ekonomi harga jauh lebih mahal, serta letak condensor dan filter driyer yang bedampingan maka apabila terjadi kerusakan ataupun kebuntuan maka filter driyer lebih cepat terkontaminasi kotoran yang masuk karena kebuntuan.

          Kerusakan yang sering terjadi pada condesor ac mobil ada banyak hal seperti: kebuntuan, kebocoran, usia pemakaian komponen spare part ac mobil dan insiden tabrakan atau kecelakaan mobil. namun kerusakan yang paling umum terjadi adalah kebocoran dan kebuntuan. 

          Untuk kerusakan seperti bocor umumnya masih bisa diatasi yaitu bengkel mobil akan melakukan las pada lubang bocor yang ada (bocor karena gesekan atau tabrakan), akan tetapi bila bocor parah karena keropos atau insiden tabrakan yang fatal maka condensor tidak dapat lagi diperbaiki dan wajib diganti dengan unit yang baru. 

          Sedangkan untuk kebuntuan condesor biasanya buntu terjadi pada filter driyer dan dapat digantikan oleh teknisi bengkel berupa silicagel (saringan filter driyer) dengan yang baru, tetapi bila kebuntuan parah terjadi karena rusak akibat kompresor yang jebol dan sisa oli pada kompresor ac mobil berwarna hitam, maka sebaiknya mengganti saja condensor dengan unit yang baru, agar menghidari kotoran yang ada dan mungkin masih menempel pada condensor, sehingga tidak terjadi kerusakan jebol kompresor yang kedua kalinya.

          Tips yang dapat kalian sobat corner, lakukan untuk dapat mengecek rusak atau tidaknya condesor ac mobil adalah dengan cara meniup dengan mulut anda, pada bagian pipa bagian in (masuk) dan rasakan tiupan anda tersebut terasa berat atau ringan. bila terasa berat maka sebaiknya langsung mengganti dengan unit yang baru.

          Demikian sobat corner tercinta, sekiranya penyampaian saya dapat kalian pahami dan semoga bermanfaat, simak juga artikel saya yang lainnya yah sobat... Terima Kasih...